Selasa, 06 September 2011

PROPOSAL PTK

PROPOSAL

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

( PTK )







MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS V DALAM OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT NEGATIF MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA





( PENELITIAN DILAKSANAKAN DI KELAS V SD / MI ..................

DESA ............... KAB. CIREBON )
































































Di Susun Oleh :

.....................................................




PROPOSAL
PENELITIAN TINDAKAN KELAS





A. JUDUL
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS V DALAM OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT NEGATIF MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA

B. BIDANG KAJIAN
Adapun bidang kajian yang dibahas dalam penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatkan pemahaman siswa dalam operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif melalui penggunaan alat peraga.

C. PENDAHULUAN
Bekal pengetahuan dasar matematika yang telah siswa peroleh akan menjadi modal utama dalam mempelajari pengetahuan matematika yang lebih meningkat, karena mata pelajaran matematika tidak terdiri dari hanya satu kajian bidang saja, melainkan terdiri dari empat bidang kajian utama yaitu : Aritmatika, Aljabar, Geometrik dan Analik. Bilangan bulat yang akan dibahas dalam penulisan proposal penelitian tindakan kelas ini termasuk dalam aritmatika.
Mangenai aritmatika, Brownell mengemukakan bahwa kemampuan mendemonstrasikan operasi - operasi hitung secara otomatis dan mekanis tidaklah cukup. Tujuan utama dari pembelajaran aritmatika adalah untuk mengembangkan kamapuan berfikir dalam situasi kuantitif. Ileh karena itu pembelajaran aritmatika di SD harus membahas tentang pentingnya dan makna dari bilangan. Pentingnya bilangan bersifat fungsional atau dengan kata lain penting dalam kehidupan sosial manusia.
Dalam kehidupan sehari-hari tidak terlepas dari bilangan, misalnya nilai uang. Untuk menghitung uang dan mencatat banyaknya ternak yang dimiliki, pemilik ternak tersebut memerlukan bilangan pula, sedangkan makna bilangan bersifat intelektual, yaitu bersifat matematis sebagai sistem kuantitatif, misalnya pemahaman terhadap konsep bilangan bulat, konsep suatu opersai bilangan, sifat-sifat operasi bilangan dan sebagainya.

D. RUMUSAN DAN PEMECAHAN MASALAH
1. RUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini dapat dijabarkan sebagai berikut :
a. Bagaimana gambaran meningkatkan pemahaman siswa kelas V dalam operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif melalui penggunaan alat peraga ?
1) Bagaimana gambaran kinerja guru dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif penggunaan alat peraga ?
2) Bagaimana gambaran aktivitas siswa dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif penggunaan alat peraga
b. Bagaimana peningkatkan pemahaman siswa dalam operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif melalui penggunaan alat peraga di kelas V SD / MI ............................. ?
2. PEMECAHAN MASALAH
Untuk memecahkan permasalahan yang dirumuskan diatas perlu dikembangkan metode pembelajaran yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah tersebut. Salah satu strategi untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas praktik pembelajaran adalah melalui Penelitian Tindakan Kelas ( PTK )
Dalam penelitian ini, permasalahannya yaitu berkaitan dengan pemahaman siswa dalam operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif. Mengacu pada akar permasalahan yang muncul, maka diyakini bahwa untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, lebih tepat menggunakan alat peraga.

E. TUJUAN PENELITIAN
Secara umum penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas praktik pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Namun secara husus penelitian ini bertujuan untuk :
a. Mengetahui gambaran penerapan metode eksperimen menggunakan alat peraga.
1) Bagaimana gambaran kinerja guru dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif penggunaan alat peraga ?
2) Mengetahui gambaran aktivitas siswa dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif penggunaan alat peraga
b. Bagaimana peningkatkan pemahaman siswa dalam operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif melalui penggunaan alat peraga di kelas V SD / MI .................. ?

F. MANFAAT PENELITIAN
a. Untuk Penulis
Sebagai masukan dan pengembangan wawasan dalam penelitian tindakan kelas yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas praktik pembelajaran.
b. Untuk Guru
1. Merupakan tambahan wawasan bagi guru yang dapat diterapkan pada pembelajaran operasi hitung bilangan bulat negatif.
2. Alat peraga yang digunakan bukan satu-satunya solusi untuk memecahkan masalah ini, sehingga guru dapat mencari solusi / alternatif lain dan bahkan memodifikasi alat peraga yang lebih menarik lagi.
c. Untuk Siswa
1. Dengan memanipulasi alat peraga, dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif.
2. Dengan alat peraga dapat melatih siswa untuk berusaha meneliti hingga menemukan konsep yang benar dan bermakna bagi mereka.
d. Untuk Lembaga
Diharapkan penerapan metode alat peraga ini dapat memberikan kontribusi dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas praktik pembelajaran sekolah.

G. KAJIAN PUSTAKA
1. Metode Eksperimen
Eksperimen dan percobaan adalah suatu tuntunan dari perkembangan ilmu dan pengetahuan dan teknologi agar menghasilkan suatu produk yang dapat dinikmati masyarakat secara aman. Ekperimen pun dilakukan orang agar diketahui kebenaran suatu gejala dan dapat menguji dan mengembangkannya menjadi suatu teori. Kegiatn Eksperimen yang dilakukan peserta didik usia sekolah merupakan kesempatan mereka melakukan suatu eksplorasi. Mereka akan memperoleh pengalaman meneliti yang dapat mendorong mereka mengkontruksi mereka sendiri, berfikir ilmiah dan rasional serta lebih lanjut pengalamannya itu bisa berkembang dimasa yang akan datang. Metode Eksperimen atau percobaan diartikan sebagai cara belajar mengajar yang melibatkan peserta didik secara aktif dengan mengalami dan membuktikan sendiri proses dan hasil percobaan itu ( Sumantri 1998 )
2. Tujuan Eksperimen
Menurut Sumantri ( 1998 ) tujuan merupakan metode eksperimen adalah sebagai berikut :
1) Agar peserta didik mampu menyimpulkan fakta-fakta, informasi atau data yang diperoleh dari hasil percobaan.
2) Melatih peserta didik merancang, memersiapkan, melaksanakan dan melaporkan hasil percobaan.
3) Melatih peserta didik menggunakan logika, berfikir indukatif untuk menarik kesimpulan fakta, informasi atau data yang terkumpul melalui percobaan.
3. Alat Peraga
Fungsi dan Manfaat Alat Peraga :
Fungsi dari alat peraga yaitu untuk menerangkan atau mewujudkan konsep matematika, yang dapat berupa benda nyata dan dapat pula berupa gambar atau diagram. Ada beberapa fungsi alat peraga seperti ang dinyatakan oleh Suherman dan Winata Putera ( 1993 : 247 ) yaitu :
a) Memberikan penjelasan konsep.
b) Merumuskan atau membentuk konsep.
c) Melatih siswa dalam keterampilan.
d) Memberikan penguatan konsep pada siswa.
e) Melatih siswa dalam pemecahan masalah.
f) Mendorong siswa untuk berfikir kritis dan analitik.

Manfaat dari pemakaian alat peraga dalam pengajaran matematika adalah sebagai berikut :
a) Dapat membantu meningkatkan minat siswa.
b) Membantu daya titik ruang.
c) Supaya dapat melihat hubungan antara ilmu yang dipelajari dengan lingkungan slam sekitar.
d) Mengundang berdiskusi, berfikir, berpartisipasi aktif memecahkan masalah dan sebagainya.
e) Anak belajar melalui dunia nyatadan manipulasi duna yang nyata pula.
f) Anak akan lebih berhasil belajar jika banyak melibatkan inderanya.
g) Memanipulasikan alat peraga yang cocok dapat menimbulkan sikap kreatif.


H. RENCANA DAN PROSEDUR PENELITIAN
1. Tahap Perencanaan Tindakan
Pada tahap ini peneliti menyusun rencana tindakan dan rencana penelitian yang hendak diselenggarakan dalam proses pembelajaran matematika. Kegiatan tersebut diantaranya :
a. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) dengan menggunakan langkah-langkah metode eksperimen.
b. Menyediakan alat peraga yang diperlukan dalam proses pembelajaran.
c. Mendesain alat evolusi / evaluasi yang akan digunakan dalam pelaksanaan tindakan yaitu praktik pembelajaran yang sebenarnya berdasarkan RPP yang sudah disusun.
d. Menyusun dan menyiapkan alat peraga data yaitu lembar observasi, kinerja guru dan aktivitas siswa, catatan lapangan, LKS dan lain-lain.
2. Tahap Pelaksanaan Tindakan
Untuk mencapai hasil optimal, maka pelaksanaan tindakan ini dilakukan dalam beberapa siklus. Pelaksanaan Siklus Pertama berdasarkan pada rancangan siklus pertama adalah menjawab permasalahan yang didapat pada sebelum pembelajaran. Pelaksanaan Siklus Kedua berdasarkan pada rencana pembelajaran yangmengacu pada kegiatan yang disebabkan pada siklus yang pertama.
3. Tahap Observasi
Observasi dilakukan pada waktu pelaksanaan proses pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen, setelah observasi selesai. Peneliti melakukan wawancara dengan siswa. Hasil observasi ini dijadikan dasar refleksi dari tindakan yang telah dilakukan untuk merencanakan tindakan selanjutnya.
4. Tahap Analisis dan Refleksi
Tahap Analisis dan Refleksi merupakan kegiatan akhir penulis. Pada tahap ini yaitu data yang diperoleh dari hasil observasi dikumpulkan, dianalisis dan diinterprestasikan untuk dijadikan penyusunan rencana tindakan berikutnya sebagai perbaikan terhadap pelaksanaan tindakan yang telah dilakukan.

I. JADWAL KEGIATAN

NO
JENIS KEGIATAN
PELAKSANAAN BULAN KE :
1
2
3
A.
1.
2.
3.
4.


B.
1.

2.

3.



C.
1.
2.
3.
4.
Persiapan
Rapat Persiapan
Penyusunan Laporan
Manggunakan Intrumen
Merevisi Proposal dan Instrumen


Pelaksanaan
Merencanakan, Melaksanakan Perencanaan I
Merencanakan, Melaksanakan Perencanaan II
Merencanakan, Melaksanakan Perencanaan III


Pelaporan
Analisis Data
Penyusunan Laporan
Pengadaan Laopran
Seminar dan Desiminasi

V
V
V
V

















V

V

V























V
V
V
V





























J. BIAYA KEGIATAN
1. Perencanaan dan Persiapan
a. Alat dan Kelengkapan PTK Rp. 200.000,-
b. ATK Rp. 150.000,-
c. Pembuatan Proposal Rp. 150.000,-
d. Biaya Penelitian Awal Rp. 250.000,-
2. Pelaksanaan 3 Siklus Penelitian
a. Pembuatan RPP Rp. 150.000,-
b. Transportasi Peneliti Rp. 400.000,-
c. Uang Saku Pendamping Rp. 300.000,-
d. Konsumsi Rp. 500.000,-
e. Dokumentasi Rp. 200.000,-
3. Penyusunan Laporan
a. Menyusun Laporan Rp. 400.000,-
Jumlah Rp. 2.700.000,-

K. DAFTAR PUSTAKA
 Karim, Muchtar. A ( 1996 ). “ Pendidikan Matematika ” Malang Depdikbud.
 Sumantri, Mulyani dan Permana, Johar ( 1998 ). “ Atrategi Belajar Mengajar ” Jakarta Depdikbud.
 Wardani, IGAK dan Wihardit, Kuswaya (2008). “Penelitian Tindakan Kelas” Jakarta Universitas Terbuka.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar